graha 59 - andalusiya wood
Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.
graha
Tampilkan postingan dengan label Depok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Depok. Tampilkan semua postingan

Cempaka Group Bangun Margonda Residence III di Depok



Cempaka Group, perusahaan properti, berencana membangun proyek Margonda Residence III di Depok, Jawa Barat. Pembangunan proyek hunian ini menghabiskan dana hingga Rp 150 miliar. "Dana investasi ini termasuk cukup besar," ujar Direktur Teknik Cempaka Group David Sutanto di Depok, Sabtu (31/8/2013).

David menuturkan, proyek Margonda Residence III dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektare (ha). Lahan pembangunan sudah mencakup lahan DMall dan Hotel Santika Depok.

Untuk jumlah unit yang dibangun hampir mencapai 750 unit. Dari total 750 unit, sudah terjual 730 unit, sementara sisanya masih dalam penawaran jual. David mengungkapkan, pada peluncuran awal harga hunian dijual Rp 130 juta per unit. Saat ini harga yang sudah ditawarkan mencapai Rp 240 juta per unit.

"Jadi memang sekitar 2 tahun lebih, harga jual Apartemen di Depok mengalami kenaikan yang cukup drastis," kata David.

Selain itu, untuk sewa apartemen mencapai sebesar Rp 2,8 juta per unit. Dari dana sewa tersebut udah mencapai biaya listrik dan pencucian.

"Adapun 70% dari jumlah unit apartemen digunakan untuk para mahasiswa, dan sisanya yang hampir mencapai 30% biasanya untuk investasi oleh pengusaha," ungkapnya. (Dis/Nur)

Sumber: Liputan6.com

Bekasi dan Depok Akan Jadi Incaran Para Pemburu Properti


Konsultan properti, Jones Lang Lasalle memperkirakan Bekasi dan Depok, dua daerah yang berada di pinggiran Kota Jakarta, akan menjadi wilayah yang seksi untuk pilihan investasi di sektor residensial (perumahan dan kondominium) dalam beberapa tahun mendatang.

Pasalnya, harga tanah di Bekasi dan Depok masih cukup terjangkau, bahkan berpotensi merangkak naik seiring perkembangan infrastruktur di kawasan tersebut. National Director Head of Strategic Jones Lang Lasalle, Vivin Harsanto mengungkapkan, kondominium mulai menyesaki daerah Bekasi, sementara Depok sudah ramai dengan proyek-proyek pembangunan perumahan.

"Kalau harga tanah di daerah Serpong, Cilandak, Cipete, Puri Indah, Pluit, Kelapa Gading dan lainnya sudah cukup tinggi, sehingga pengembang melirik Bekasi dan Depok," kata dia di kantornya, Jakarta, Kamis (23/1/2014).

Menurut Vivin, kemolekan dua daerah ini sebagai wilayah yang cocok untuk berinvestasi sektor properti kian terangkat seiring dengan kemajuan perkembangan infrastruktur seperti jalan, perguruan tinggi, mal dan sebagainya.

Kondisi ini, tambah dia, mendorong harga tanah di Bekasi dan Depok merangkak naik. Peningkatan harga tanah itu, dimulai dari pengembangan yang dilakukan oleh pengembang besar Sumarecon di wilayah Bekasi. Sementara Depok, aktivitas pengembangan infrastruktur terjadi di daerah Margonda.

"Harga tanah di Bekasi dan Depok berpotensi naik sekitar 20%-30% tergantung bentuk pengembangannya. Karena harga tanah di Bekasi saat ini untuk pembangunan rumah sekitar Rp 5 juta per meter persegi, sedangkan Depok sekitar Rp 3 juta-Rp 5 juta per meter persegi," terang Vivin.

Jika melongok harga tanah di daerah seksi di Jakarta Selatan, seperti Cilandak dan Cipete, harga tanah sudah menembus Rp 10 juta-Rp 15 juta per meter persegi atau mengalami pertumbuhan harga 50%-60% dalam kurun waktu dua tahun. (Fik/Nrm)

Sumber: Liputan6.com
 
graha 50 - asakarya group
59 core business
PROPERTI | MAGAZINE | TV | RADIO | SITEMAP
© 2014~ Graha 59 Network :: Global Business and Entertainment
Office: Jalan Ampera Raya No. 59, Jakarta 12560 - Indonesia
Telp/Fax: +6221-8765.4321 / 8765.4322 | Email: contact@graha59.com