graha 59 - andalusiya wood
Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.
graha
Tampilkan postingan dengan label Piala Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Piala Dunia. Tampilkan semua postingan

Klasmen dan Skor Piala Dunia FIFA 2014 Brasil



Piala Dunia FIFA 2014 adalah Piala Dunia FIFA ke-20, turnamen sepak bola internasional yang diadakan pada 13 Juni hingga 14 Juli 2014 di Brasil dan diikuti oleh 32 negara yang telah lolos melalui persaingan kualifikasi yang dimulai pada bulan Juni 2011.

Spanyol merupakan juara bertahan, setelah mengalahkan Belanda 1–0 pada Final Piala Dunia 2010 untuk memenangkan gelar dunia pertamanya. Sebelumnya dari empat Piala Dunia yang digelar di Amerika Selatan, semuanya dimenangkan oleh tim Amerika Selatan. (Sumber : Wikipedia)

Tentang Jadwal Lengkap dan Pembagian Group Piala Dunia FIFA 2014 ini sebelumnya telah diposting dalam artikel Jadwal Final Piala Dunia 2014 - Brasil.

Untuk melengkapi Jadwal Piala Dunia 2014, berikut Jadwal. Klasmen Lengkap dan Live Skor Piala Dunia 2014 Brasil. yang disiarkan Stasiun TV Lokal Indonesia yaitu TV-One dan ANTV dengan selisih waktu + 6 jam antara waktu Brasil dengan Indonesia (WIB).

Anda juga bisa melihat Profile kesebelasan negara peserta Piala Dunia 2014 berikut Susunan Squad Timnas masing-masing negara dengan mengklik negara yang dimaksud.

JADWAL KLASMEN DAN SKOR PIALA DUNIA FIFA 2014





Ronaldo: Portugal Bukan Favorit di Piala Dunia


Portugal akan bersaing dengan Jerman, Ghana, dan Amerika Serikat.


Bintang sekaligus kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, menilai timnya akan menghadapi persaingan sengit di Piala Dunia 2014. Bersaing sengit dengan Jerman, Ghana, dan Amerika Serikat, CR7 berpendapat Seleccao das Quinas bukanlah favorit.

Jerman diprediksi akan menjadi pesaing kuat Portugal di Piala Dunia nanti. Sedangkan Ghana dan AS bisa menjadi batu sandungan.

"Kami bukanlah favorit. Namun, kami akan coba menikmati permainan kami. Kami tahu tergabung dalam grup berat. Menurut saya, yang terberat di Piala Dunia. Namun, kami akan maju setahap demi setahap," kata Ronaldo pada SporTV seperti dilansir Soccerway.

"Kami memiliki pertandingan penting melawan Jerman di laga pertama. Kemudian, kami akan melawan Ghana dan Amerika Serikat untuk lolos dari babak penyisihan grup. Setelah itu, kami akan lihat," tegas bintang Real Madrid ini.

Portugal akan menghadapi Jerman di Arena Fonte Nova, Salvador, pada 16 Juni 2014. Setelah itu, tim besutan Paulo Bento ini akan menghadapi Amerika Serikat di Arena Amazonia pada 22 Juni, dan Ghana di Estadio Nacional Mane Garrincha pada 26 Juni.

Sebelum tampil di Piala Dunia, Portugal telah mengagendakan beberapa laga persahabatan. Seleccao akan menghadapi Yunani, Meksiko, dan Republik Irlandia. (one)
Lihat berita menarik lainnya dengan mengklik tautan ini.


Sumber: VIVAbola

7 Talenta muda Spanyol yang berpeluang ke Piala Dunia 2014



Juara bertahan Piala Dunia, Spanyol, memang sangat banyak memiliki talenta-talenta muda yang siap untuk memberikan service kepada tanah kelahirannya ini. Salah satu faktornya adalah akademi beberapa klub di La Liga menjadi faktornya. La Masia milik Barcelona, Castilla milik Real Madrid.

Tidak hanya itu, ada pula Lezama milik Athletic Bilbao yang selalu mencetak para talenta-talenta muda dan tak sedikit menjadi pemain bintang.

Berikut ini beberapa talenta-talenta muda Spanyol untuk tampil di Piala Dunia 2014:

1. Koke (Atletico Madrid)



Merdeka.com - Jorge Resurreccion Merodio atau dikenal dengan nama Koke menjadi talenta muda Spanyol yang paling besar memiliki kesempatan untuk tampil di Piala Dunia 2014.

Pria kelahiran 1992 ini mampu membawa timnya, Atletico Madrid, mencapai final Liga Champions setelah mampu mengalahkan wakil Inggris, Chelsea, di semi final.

Koke bersama Atletico Madrid juga masih memiliki peluang untuk menjadi juara Liga Spanyol.


2. Paco Alcacer (Valencia)


Merdeka.com - Striker Valencia ini juga memiliki kesempatan sama besarnya untuk tampil di Brasil. Musim ini penyerang dengan nama lengkap Francisco Alcacer Garcia, total sudah mencetak 13 gol bagi timnya, tujuh di antaranya ia ciptakan di Liga Eropa.

Sebelumnya Paco, sapaan dirinya, adalah anggota tim nasional Spanyol U-16, 17, 18, 19, 20, dan 21. Dengan total sudah mencetak 41 gol.


3. Marc Bartra (Barcelona)


Merdeka.com - Pemain bertahan kelahiran 1993 ini sepertinya akan menjadi penerus sang senior, Carles Puyol, baik di Barcelona atau di Spanyol.

Marc Bartra mengawali debutnya di Barcelona pada Mei 2010, ketika itu dirinya bermain menggantikan Jeffren Suarez, saat menghadapi Atletico Madrid.

Kini dirinya cukup sering menjadi pilihan utama sang pelatih, terbukti musim ini Bartra sudah tampil sebanyak 19 kali, tiga di antaranya menjadi pemain pengganti.


4. Daniel Carvajal (Real Madrid)


Merdeka.com - Bek kanan muda Real Madrid, Daniel Carvajal, juga menjadi talenta Spanyol yang memiliki kesempatan besar tampil di Brasil.

Rasanya juga dirinya cukup layak untuk mengisi pos sisi kanan pertahanan. Karena sampai saat ini belum ada pemain yang tepat untuk mengisi posisi itu.

Selain itu juga Carvajal belum lama sudah membuktikan kualitasnya saat Madrid menghadapi Bayern Muenchen di semi final Liga Champions. Saat itu dirinya sukses mematikan pergerakan dari Franck Ribery. Alhasil, Madrid lolos ke final Champions.


5. Martin Montoya (Barcelona)


Merdeka.com - Pemain jebolan La Masia ini menjadi pemain selanjutnya yang berpeluang terbang ke Brasil. Martin Montoya memang belum tampil maksimal di Barcelona. Karena ia masih terus berada di bawah bayang-bayang Daniel Alves.

Akan tetapi di musim ini dengan 13 kali tampil, dengan sekali menjadi pemain pengganti, dirinya cukup meyakinkan ketika diturunkan.


6. Alberto Moreno (Sevilla)


Merdeka.com - Sampai pekan ke 36 Sevilla berhasil dibawanya hingga urutan kelima klasemen sementara La Liga.Kemudian juga Sevilla berhasil mencapai final Liga Eropa, setelah menyingkirkan Valencia secara dramatis di semi final. Pemain 21 tahun ini memang cukup memesona musim ini.

Diusianya yang masih sangat muda, dirinya menjadi pemain bertahan dengan jumlah penampilan terbanyak di Sevilla.

Alberto Moreno sudah tampil sebanyak 28 kali, dan hanya dua kali main sebagai pengganti. Dengan catatan tersebut, Moreno punya cukup peluang untuk tergabung bersama Spanyol di Brasil.


7. Iker Muniain (Athletic Bilbao)


Merdeka.com - Bila Barcelona memiliki La Masia dan Real Madrid memiliki Castilla. Athletic Bilbao juga memiliki akademi pemain muda terbaik di Spanyol bernama Lezama. Iker Munian merupakan salah satu pemain dari akademi Lezama.

Pria bertinggi 169 cm ini sukses membawa Athletic Bilbao berada di peringkat keempat klasemen sementara La Liga. Munian yang lahir pada 19 Desember 1992 ini juga telah menjadi pilihan utama Ernesto Valverde, pelatih Bilbao, dengan penampilan 33 kali.

Jadi bukan hal mustahil bila dirinya berangkat ke Brasil Juni mendatang.

Jadwal Final Piala Dunia 2014 - Brasil



Piala Dunia ke 20 ini akan berlangsung mulai dari tanggal 13 Juni 2014 dan akan digelar di 12 kota di Brasil. Laga pembuka yakni antara tuan rumah Brasil vs Kroasia akan berlangsung di kota Sao Paulo sedangkan laga final akan digelar di Rio de Janeiro pada tanggal 14 Juni 2014.

Piala Dunia 2014 akan diikuti oleh 32 negara dan dibagi ke dalam 8 grup, yakni:
Grup A: Brasil, Kamerun, Meksiko dan Kroasia
Grup B: Spanyol, Chili, Australia dan Belanda
Grup C: Kolombia, Pantai Gading, Jepang dan Yunani
Grup D: Uruguay, Italia, Kosta Rika dan Inggris
Grup E: Swiss, Ekuador, Honduras dan Perancis
Grup F: Argentina, Nigeria, Iran dan Bosnia-Herzekovina
Grup G: Jerman, Ghana, USA dan Portugal
Grup H: Belgia, Aljazair, Korea Selatan dan Rusia

Jadwal Bola Piala Dunia 2014 Fase Grup

Tanggal Jam (WIB) Grup Pertandingan (Kota) Skor
13 Juni 2014 03:00 A Brasil vs Kroasia (Sao Paulo)
13 Juni 2014 23:00 A Meksiko vs Kamerun (Natal)
14 Juni 2014 02:00 B Spanyol vs Belanda (Salvador)
14 Juni 2014 05:00 B Chile vs Australia (Cuiaba)
14 Juni 2014 23:00 C Kolumbia vs Yunani (Belo Horizonte)
15 Juni 2014 02:00 D Uruguay vs Kosta Rika (Fortaleza)
15 Juni 2014 05:00 D Inggris vs Italia (Manaus)
15 Juni 2014 08:00 C Pantai Gading vs Jepang (Recife)
15 Juni 2014 23:00 E Swiss vs Ekuador (Brasilia)
16 Juni 2014 02:00 E Perancis vs Honduras (Porto Alegre)
16 Juni 2014 05:00 F Argentina vs Bosnia-Herzegovina (Rio De Janeiro)
16 Juni 2014 23:00 G Jerman vs Portugal (Salvador)
17 Juni 2014 02:00 F Iran vs Nigeria (Curitiba)
17 Juni 2014 05:00 G Ghana vs Amerika Serikat (Natal)
17 Juni 2014 23:00 H Belgia vs Aljazair (Belo Horizonte)
18 Juni 2014 02:00 A Brasil vs Meksiko (Fortaleza)
18 Juni 2014 05:00 H Rusia vs Republik Korea (Cuiaba)
18 Juni 2014 23:00 B Australia vs Belanda (Porto Alegre)
19 Juni 2014 02:00 B Spanyol vs Chile (Rio De Janeiro)
19 Juni 2014 05:00 A Kamerun vs Kroasia (Manaus)
19 Juni 2014 23:00 C Kolumbia vs Pantai Gading (Brasilia)
20 Juni 2014 02:00 D Uruguay vs Inggris (Sao Paulo)
20 Juni 2014 05:00 C Jepang vs Yunani (Natal)
20 Juni 2014 23:00 D Italia vs Kosta Rika (Recife)
21 Juni 2014 02:00 E Swiss vs Perancis (Salvador)
21 Juni 2014 05:00 E Honduras vs Ekuador (Curitiba)
21 Juni 2014 23:00 F Argentina vs Iran (Belo Horizonte)
22 Juni 2014 02:00 G Jerman vs Ghana (Fortaleza)
22 Juni 2014 05:00 F Nigeria vs Bosnia-Herzegovina (Cuiaba)
22 Juni 2014 23:00 H Belgia vs Rusia (Rio De Janeiro)
23 Juni 2014 02:00 H Republik Korea vs Aljazair (Porto Alegre)
23 Juni 2014 05:00 G Amerika Serikat vs Portugal (Manaus)
23 Juni 2014 23:00 B Australia vs Spanyol (Curitiba)
23 Juni 2014 23:00 B Belanda vs Chile (Sao Paulo)
24 Juni 2014 03:00 A Kamerun vs Brasil (Brasilia)
24 Juni 2014 03:00 A Kroasia vs Meksiko (Recife)
24 Juni 2014 23:00 D Italia vs Uruguay (Natal)
24 Juni 2014 23:00 D Kosta Rika vs Inggris (Belo Horizonte)
25 Juni 2014 03:00 C Jepang vs Kolumbia (Cuiaba)
25 Juni 2014 03:00 C Yunani vs Pantai Gading (Fortaleza)
25 Juni 2014 23:00 F Nigeria vs Argentina (Porto Alegre)
25 Juni 2014 23:00 F Bosnia-Herzegovina vs Iran (Salvador)
26 Juni 2014 03:00 E Honduras vs Swiss (Manaus)
26 Juni 2014 03:00 E Ekuador vs Perancis (Rio De Janeiro)
26 Juni 2014 23:00 G Amerika Serikat vs Jerman (Recife)
26 Juni 2014 23:00 G Portugal vs Ghana (Brasilia)
27 Juni 2014 03:00 H Republik Korea vs Belgia (Sao Paulo)
27 Juni 2014 03:00 H Aljazair vs Rusia (Curitiba)

Jadwal Bola Piala Dunia 2014 Fase Sistem Gugur

Babak 16 Besar

Tanggal Jam (WIB) Pertandingan (Kota) Skor
28 Juni 2014 23:00 1st Grup A vs 2nd Grup B — Belo Horizonte
29 Juni 2014 03:00 1st Grup C vs 2nd Grup D — Rio de Janeiro
29 Juni 2014 23:00 1st Grup B vs 2nd Grup A — Fortaleza
30 Juni 2014 03:00 1st Grup D vs 2nd Grup C — Recife
30 Juni 2014 23:00 1st Grup E vs 2nd Grup F — Brasília
01 Juli 2014 03:00 1st Grup G vs 2nd Grup H — Porto Alegre
01 Juli 2014 23:00 1st Grup F vs 2nd Grup E — Sao Paulo
02 Juli 2014 03:00 1st Grup H vs 2nd Grup G — Salvador

Babak Perempat Final Piala Dunia 2014 World Cup

Tanggal Jam (WIB) Pertandingan (Kota) Skor
04 Juli 2014 23:00 Hasil Undian (Rio de Janeiro)
05 Juli 2014 03:00 Hasil Undian (Fortaleza)
05 Juli 2014 23:00 Hasil Undian (Brasília)
06 Juli 2014 03:00 Hasil Undian (Salvador)

Babak Semi Final Piala Dunia 2014

Tanggal Jam (WIB) Pertandingan (Kota) Skor
09 Juli 2014 03:00 Hasil Undian (Belo Horizonte)
10 Juli 2014 03:00 Hasil Undian (Sao Paulo)

Babak Final Pertandingan Bola Piala Dunia 2014

Tanggal Jam (WIB) Pertandingan (Kota) Skor
13 Juli 2014 03:00 Perebutan Juara 3 (Brasília)
14 Juli 2014 03:00 Grand Final (Rio de Janeiro)


10 Legenda Sepak Bola Dunia



Turnamen Piala Dunia selalu memunculkan pemain-pemain hebat, tapi tidak semua pemain hebat tersebut dapat menjadi legenda. Berikut ini adalah sepuluh pemain hebat yang pantas disebut sebagai legenda sepakbola dan akan terus dikenang sepanjang masa.

1. Pele (Brasil)
Pele pertama kali muncul di Piala Dunia pada tahun 1958 sebagai pemain muda berumur 17 tahun. Dia mencetak gol pertamanya di Piala Dunia ketika bermain melawan Wales di perempat-final, pertandingan keduanya di Piala Dunia. Saat usianya baru menginjak 17 tahun 239 hari, Pele dinobatkan sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia. Kehebatan Pele semakin terlihat ketika mencetak hattrick di pertandingan semi final melawan Prancis. Sampai sekarang, Piala Dunia 1958 di Swedia dikenang sebagai awal karier sang legenda. Tak berlebihan rasanya jika FIFA sampai menjulukinya sebagai King of Football.

Pernah mencetak delapan gol dalam satu pertandingan pada tahun 1964, Pele juga mencatatkan diri sebagai pemain yang pernah enam kali mencetak lima gol dalam satu pertandingan, 30 kali quattrick, dan tak kurang dari 92 kali hattrick. Sepanjang kariernya, Pele membukukan 1.281 gol dalam 1.363 pertandingan.

2. Diego Armando Maradona (Argentina)
Rasanya tak ada satupun pemain sepakbola selain Maradona yang dipuja layaknya Tuhan. Bagi sebagian besar orang, Maradona merupakan pemain terhebat sepanjang masa dan bukannya Pele, yang mendapatkan gelar tersebut secara resmi oleh FIFA.

Walaupun hidupnya dipenuhi kontroversi, mulai dari gol Tangan Tuhan, kecanduan alkohol dan penggunaan obat-obatan terlarang, hingga akhirnya harus diusir dari Piala Dunia 1994, Maradona selalu dipuja oleh penggemarnya.

Piala Dunia Meksiko 1986 merupakan momen terbaiknya dengan beberapa momen yang tak mungkin terlupakan. Momen terbaiknya tentu saja ketika Maradona mendribel bola dari tengah lapangan melewati lima pemain Inggris sebelum akhirnya mencetak sebuah gol yang kelak disebut sebagai gol terbaik sepanjang masa.

Gol yang dicetak ketika melawan Inggris di perempat final Piala Dunia 1986 tersebut begitu indah, dan momen itu adalah yang terbaik dalam kariernya yang membuatnya dianggap Tuhan oleh sebagian orang Argentina yang mendirikan Gereja Maradona.

Semua orang akan selalu mengingat kata-kata yang diucapkan sambil menangis oleh komentator Victor Hugo Morales ketika terjadi gol terindah sepanjang masa itu, “Gracias, Dios. Por el futbol, por Maradona, por estas lagrimas.. (Terima kasih Tuhan, untuk sepakbola, untuk Maradona, dan untuk airmata ini..)”

3. Franz Beckenbauer (Jerman)
Dalam sejarah, hanya ada dua orang yang berhasil meraih gelar Piala Dunia sebagai pemain maupun pelatih, yaitu Mario Zagallo dan Franz Beckenbauer. Beckenbauer yang dijuluki Der Kaizer atau sang Kaisar lebih melegenda karena dia dianggap sebagai pemain belakang terbaik dalam sejarah ketika menjadi pemain.

Beckenbauer sukses memimpin Jerman Barat menjadi juara Piala Dunia 1974, hanya tiga tahun setelah dipilih sebagai kapten tim. Di Piala Dunia terakhirnya ini pula Beckenbauer tercatat sebagai kapten pertama yang mengangkat Piala Dunia dengan desain yang terbaru, menggantikan piala Jules Rimet yang dimiliki secara permanen oleh Brasil pada 1970.

Pada Piala Dunia 1990 di Italia, Beckenbauer kembali mengangkat Piala Dunia, kali ini sebagai pelatih timnas Jerman. Sebelumnya di Piala Dunia 1986, Beckenbauer juga sukses membawa Jerman ke final hingga akhirnya dikalahkan oleh Argentina dengan sang ikonnya, Diego Maradona. Rasanya prestasi sang legenda akan sulit diulang oleh orang Jerman manapun, entah sampai kapan.

4. Johan Cruyff (Belanda)
Jika ada pertanyaan siapakah legenda terbesar Belanda di Piala Dunia, jawaban yang paling tepat tentu bukan Marco van Basten atau Ruud Gullit, tetapi Johan Cruyff. Cruyff memang tidak pernah membawa Belanda menjuarai satu turnamen pun sepanjang kariernya. Kesuksesan terbesarnya hanya membawa timnya menjadi runner-up Piala Dunia 1974, satu-satunya Piala Dunia sepanjang kariernya.

Namun, kehadirannya di turnamen itu dan kesuksesannya memimpin Belanda ke tempat tertinggi dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia dengan permainan total football yang sangat dahsyat itu membuat sosok Cruyff rasanya layak disandingkan dengan legenda-legenda seperti Pele, Diego Maradona, dan Franz Beckenbauer.

Visinya yang luar biasa dan kreatifitasnya sebagai playmaker tim Oranje membawa Cruyff menjadi salah satu pemain terbesar Piala Dunia. Total Football, permainan menyerang yang sangat indah yang diusung Belanda di 1974 itu memang yang membantunya melegenda hingga saat ini. Dia adalah legenda terbesar Belanda sampai saat ini, dan total football yang dipimpinnya tak akan pernah terlupakan.

5. Michel Platini (Prancis)
Tahukah Anda, Prancis gagal tampil di dua Piala Dunia berturut-turut, yaitu 1970 dan 1974? Ya, tim ayam jago ini memang selalu gagal lolos ke babak final Piala Dunia sejak 1966, hingga akhirnya seorang Michel Platini yang mengenakan nomor punggung 10 dan berperan sebagai playmaker di timnas Perancis membawa negaranya kembali lolos ke Piala Dunia pada tahun 1978.

Platini pula yang membawa Prancis meraih prestasi cukup membanggakan di dua Piala Dunia selanjutnya, yaitu Piala Dunia 1982 dan Piala Dunia 1986. Dengan kemampuannya membaca permainan, teknik tinggi, dan ketajamannya di depan gawang lawan, Platini membawa Perancis meraih posisi keempat Piala Dunia 1982 dan peringkat ketiga Piala Dunia 1986.

Sejak kehadiran Platini pula Prancis diperhitungkan sebagai salah satu tim berbahaya di daratan Eropa, apalagi setelah keberhasilannya membawa Perancis menjadi juara Eropa pada tahun 1984. Walaupun Platini tidak berhasil mengangkat gelar Piala Dunia sepanjang kariernya, namun Platini tetap dianggap sebagai salah satu pemain legendaris Piala Dunia.

6. Ferenc Puskas (Hungaria)
Ferenc Puskas adalah pemain terbaik yang pernah dimiliki Hungaria, sang penguasa sepak bola dunia pada awal 1950-an. Tim yang saat itu berjuluk “Magical Magyars” ini adalah salah satu tim terbaik yang pernah ada di dunia, namun sayangnya tak pernah menjuarai Piala Dunia.

Satu-satunya Piala Dunia yang diikuti Puskas bersama Hungaria adalah Piala Dunia 1954 di Swiss. Pada saat itu, Hungaria adalah salah satu tim favorit juara. Kekuatan utama Hungaria pada saat itu adalah lini depannya yang menakutkan, terutama sang bintang Ferenc Puskas.

Walaupun tubuhnya pendek kekar dan kurang kuat di udara, catatan golnya bersama tim nasional benar-benar luar biasa, 83 gol dari 84 penampilan.

Pada Piala Dunia 1954 itu, Hungaria berhasil mencapai final dan menantang Jerman yang pada penyisihan dikalahkan 8-3. Hampir semua orang yakin Hungaria akan menang mudah pada partai final ini. Namun, pada kenyataannya mereka harus menerima kekalahan 3-2 walaupun telah unggul dua gol terlebih dahulu di awal pertandingan.

Puskas yang pada pertandingan itu belum 100 persen fit karena cedera berhasil mencetak satu gol. Walaupun harus menelan kegagalan besar itu, Hungaria harus bangga karena Puskas diakui sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah Piala Dunia.

7. Ronaldo (Brasil)
Inilah striker terbaik yang dimiliki Brasil dalam dua dekade terakhir. Ronaldo Luis Nazario de Lima atau yang biasa disebut Ronaldo adalah pemegang rekor pencetak gol terbanyak di Piala Dunia hingga saat ini.

Pertama kali muncul di Piala Dunia 1994 sebagai seorang anak muda berumur 17 tahun, Ronaldo mencapai puncak kejayaannya di Piala Dunia pada tahun 2002 ketika Brasil sukses menjadi juara dunia untuk kali kelima. Ronaldo menjadi bintang turnamen, mencatatkan delapan gol untuk mendapatkan sepatu emas yang merupakan simbol pencetak gol terbanyak.

Ronaldo mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia ketika mencetak satu gol di pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2006 Brasil melawan Ghana. Gol tersebut merupakan gol ke-15 Ronaldo di Piala Dunia, memecahkan rekor 14 gol Gerd Mueller yang telah bertahan selama lebih dari tiga dekade.

Selain itu, dirinya tercatat sebagai pemain ke 20 yang mampu mencetak gol di tiga kesempatan Piala Dunia, dan pemain kedua setelah Juergen Klinsmann yang mampu mencetak minimal tiga gol dalam masing-masing Piala Dunia di tiga kesempatan. Tak salah jika orang menjulukinya sebagai sang Fenomena.

8. Lothar Matthaeus (Jerman)
Lothar Matthaeus adalah pemegang rekor penampilan terbanyak di Piala Dunia, yakni 25 pertandingan dalam lima Piala Dunia berturut-turut. Dia adalah satu-satunya pemain, selain kiper Mexico Antonio Carbajal, yang mampu bermain di lima Piala Dunia sepanjang kariernya.

Walaupun perannya tidak terlalu terasa di Piala Dunia 1982, Matthaus menjadi pemain penting bagi Jerman di Piala Dunia 1986. Beckenbauer yang saat itu menjadi pelatih mempercayakan satu posisi di lini tengah Jerman diisi oleh Matthaeus, yang saat itu bahu-membahu bersama Felix Magath di posisi tersebut.

Jerman berhasil dibawanya melaju ke final sebelum akhirnya dihancurkan Argentina 3-2. Mengecewakan memang, tetapi itulah awal kesuksesan besar Matthaeus. Menjadi kapten sejak tahun 1987, Matthaeus sukses membawa Jerman menjadi juara di Piala Dunia 1990.

Sukses Jerman ini tak lepas dari peran sentral Matthaeus di lini tengah, dan hasilnya Matthaeus diganjar berbagai penghargaan individual, seperti Pemain Terbaik Jerman 1990, Pemain Terbaik Eropa 1990, dan Pemain Terbaik Dunia 1990. Satu tahun kemudian, dia menjadi pemain pertama yang meraih FIFA World Player.

9. Eusebio (Portugal)
Jauh sebelum era Luis Figo apalagi Cristiano Ronaldo, Portugal memiliki seorang legenda bernama Eusebio. Kelebihan pemain yang berjuluk Black Panther ini adalah akselerasi dan dribelnya yang seperti kucing, ditambah lagi dengan kemampuannya dalam menembak bola ke gawang.

Terlahir di Mozambik, Eusebio dapat disebut sebagai pemain terhebat yang pernah dimiliki Portugal sampai saat ini berkat penampilan gemilangnya di Piala Dunia 1966. Eusebio membawa Portugal meraih posisi ketiga di akhir turnamen sekaligus mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak turnamen tersebut, sehingga berhak membawa pulang sepatu emas. Berkat sembilan gol yang dicetaknya sepanjang Piala Dunia 1966 itu pula membuatnya mendapatkan gelar pemain terbaik di turnamen tersebut.

Momen terbaiknya tentu saja terjadi di pertandingan melawan Korea Utara di babak perempat-final. Tertinggal tiga gol terlebih dahulu, Portugal akhirnya bangkit lewat empat gol yang dicetak Eusebio hingga akhirnya mampu menang 5-3 di akhir pertandingan.

“Piala Dunia 1966 merupakan titik tertinggi dalam karier saya. Kami mungkin kalah di semi final, namun sepakbola Portugal adalah pemenang besar,” ujar sang legenda.

10. Bobby Charlton (Inggris)
Bobby Charlton adalah ksatria sejati Inggris. Mungkin jika Charlton tidak pernah ada, Inggris juga tidak akan pernah menjuarai satupun turnamen internasional. Ya, gelar Piala Dunia 1966 yang diraih Inggris memang tidak lepas dari peran penting Bobby Charlton di lini depan.

Dengan tinggi hanya 173 cm, Charlton sangat mengandalkan kecepatannya untuk memimpin penyerangan Inggris di Piala Dunia 1966. Tidak hanya mampu mendistribusikan bola dengan luar biasa, Bobby Charlton juga memiliki insting mencetak gol yang luar biasa. Rekor 49 gol dalam 105 penampilan bersama Inggris masih menjadi rekor gol terbanyak dalam sejarah Inggris, yang bahkan tidak mampu disamai oleh Gary Lineker sekalipun.

Charlton berpartisipasi di empat Piala Dunia. Walaupun tidak diturunkan sama sekali di Piala Dunia 1958, Bobby Charlton menjadi tumpuan timnas Inggris di tiga Piala Dunia selanjutnya. Puncaknya tentu saja ketika Charlton membawa Inggris menjadi juara Piala Dunia pada tahun 1966. Saat itu Charlton berumur 28 tahun, umur emas bagi seorang pesepakbola.

Di final melawan Jerman, Charlton harus bertarung melawan Beckenbauer muda, yang akhirnya harus mengakui kehebatan Sir Bobby. “Inggris mampu mengalahkan kami di 1966 karena Charlton hanya sedikit lebih baik daripada saya pada saat itu,” puji Sang Kaisar.

Skuad Brasil Diumumkan, Sejumlah Bintang Tenar Absen




Brasil telah mengumumkan skuad untuk Piala Dunia 2014. Mengejutkan, sejumlah nama pemain tenar seperti Ricardo Kaka, Robinho dan Lucas Moura tak dipanggil pelatih Luis Felipe Scolari.

23 nama sudah dirilis oleh Scolari pada Rabu, 7 Mei 2014. Selain tiga nama di atas, punggawa kenamaan lain yang juga tak disertakan ialah dua bek Atletico Madrid yang performanya tengah mengkilap musim ini, Miranda dan Filipe Luis.

Nasib serupa juga dialami bintang muda Liverpool Philippe Countinho dan bek Bayern Munich Rafinha.

Justru pemain Napoli Henrique, gelandang Inter Milan Hernanes, bek senior Roma Douglas Maicon serta punggawa PSG Maxwell yang tadinya diragukan masuk skuad, justru tercantum dalam daftar.

Scolari sendiri sebelumnya sudah menegaskan bahwa akan ada sedikit kejutan dalam pemilihan skuad Selecao. Tapi dia memastikan bahwa keputusan pemanggilan tersebut adalah atas pertimbangan konsistensi performa para pemain itu sendiri.

Berikut skuad timnas Brasil untuk Piala Dunia 2014:
Kiper : Jefferson (Botafogo), Julio Cesar (Toronto FC), Victor (Atletico MG).

Bek : Dante (Bayern Munich) David Luiz (Chelsea), Henrique (Napoli), Thiago Silva (PSG) Dani Alves (Barcelona), Maicon (Roma) Marcelo (Real Madrid), Maxwell (PSG).

Gelandang : Fernandinho (Manchester City) Hernanes (Inter) Luiz Gustavo (Wolfsburg) Oscar (Chelsea) Paulinho (Tottenham Hotspur), Ramires (Chelsea), Willian (Chelsea).

Penyerang: Bernard (Shakhtar Donetsk), Fred (Fluminense) Hulk (Zenit) Jo (Atletico MG), Neymar (Barcelona).

Sumber: VIVAbola


 
graha 50 - asakarya group
59 core business
PROPERTI | MAGAZINE | TV | RADIO | SITEMAP
© 2014~ Graha 59 Network :: Global Business and Entertainment
Office: Jalan Ampera Raya No. 59, Jakarta 12560 - Indonesia
Telp/Fax: +6221-8765.4321 / 8765.4322 | Email: contact@graha59.com